Ingin Meraup Untung dari Hobi Belanja? Cobain Berbisnis Jastip, yuk!

content
Inspirasi UMKM

22/06/2022

Kian hari, kian banyak orang yang terjun ke dunia bisnis. Bidang bisnis bermacam-macam. Salah satunya adalah jasa titip (jastip). Seperti apa tips berbisnis jastip? Simak penjelasan di bawah ini.


1. Tentukan target pasar

Tips berbisnis jastip yang pertama adalah menentukan target pasar. Ya, sebagai langkah awal dalam berbisnis jastip, Anda harus menentukan target pasar. Target pasar tak lain dan tak bukan adalah pelanggan atau konsumen. Penentuan target pasar amatlah penting sebab target pasarlah yang nantinya akan menggunakan jastip Anda. Tanpa adanya target pasar, tidak akan ada yang menggunakan jastip Anda.


Penentuan target pasar tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan asal, akan tetapi harus dilakukan dengan cermat dan berhati-hati. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam penentuan target pasar. Salah satunya adalah produk yang Anda jastipkan. Anda mungkin juga bisa melakukan riset terlebih dahulu dalam penentuan target pasar sehinggan target pasar Anda tepat sasaran nantinya. Dalam penentuan target pasar, Anda dapat memetakan, misalnya jenis kelamin, usia, dan minat.


Sebagai contoh, Anda membukan jasa jastip untuk produk kecantikan. Berdasarkan produk yang Anda jastipkan tersebut, maka target pasarnya adalah wanita dari usia remaja hingga dewasa.


2. Miliki akses ke penyedia produk

Tips berbisnis jastip yang kedua adalah memiliki akses ke penyedia produk. Setelah Anda menentukan target pasar, kini saatnya Anda memikirkan mengenai akses ke penyedia produk. Jastip dibutuhkan oleh orang-orang yang ingin membeli suatu produk, akan tetapi tidak memiliki sarana untuk menjangkaunya secara langsung. Oleh karena itu, Anda sebagai penyedia jastip harus memiliki akses untuk menjangkau penyedia produk.


Semakin banyak akses Anda ke penyedia produk, maka akan semakin baik. Pastikan Anda bisa menghubungi penyedia produk dengan baik sehingga barang pesanan pelanggan dapat diperoleh. Penyedia produk pasti banyak jumlahnya. Anda jangan sampai salah pilih. Sekali lagi, pastikan bahwa penyedia produk dapat dihubungi. Syukur-syukur kalau Anda bisa mendapatkan penyedia produk yang memberikan harga terjangkau.


3. Tetapkan harga

Tips berbisnis jastip ketiga adalah menetapkan harga. Harga di sini maksudnya adalah harga barang-barang yang Anda jastipkan. Ya, setelah menentukan target pasar dan memikirkan akses ke penyedia produk, kini saatnya Anda memikirkan dan menetapkan harga.


Sama seperti penentuan target pasar di poin pertama, penetapan harga tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan asal, akan tetapi harus dilakukan dengan cermat dan berhati-hati. Jangan sampai Anda menetapkan harga yang terlalu tinggi. Hal ini akan berakibat pada pelanggan yang tidak mau menggunakan jastip Anda. Ini karena pelanggan tidak suka dengan harga barang yang terlalu mahal.


Tetapkan harga jual secara wajar. Meskipun itu produk impor, tetap tetapkan harga secara wajar. Dengan demikian, pelanggan mau menggunakan jastip Anda. Sebelum Anda menetapkan harga jual, akan lebih baik jika Anda melakukan riset terlebih dahulu agar tahu harga di pasaran.


4. Atur waktu dengan baik

Tips berbisnis jastip yang keempat adalah mengatur waktu dengan baik. Ada banyak hal yang harus dikerjakan pada bisnis jastip, yakni membeli pesanan pelanggan, melakukan pengiriman, membalas chat, dan melakukan promosi. Agar tidak keteteran saat melakukannya, Anda harus dapat mengatur waktu dengan baik. Anda harus punya estimasi waktu untuk masing-masing kegiatan sehingga segalanya dapat berjalan tepat waktu.


Salah satu solusi untuk pengaturan waktu untuk masing-masing kegiatan adalah dengan membuat jadwal. Ya, Anda bisa membuat jadwal untuk melakukan masing-masing kegiatan. Taatilah jadwal tersebut, lakukan sesuai jadwal yang telah Anda buat. Dengan demikian segala kegiatan dapat terlaksanakan dan dapat berjalan tepat waktu.

Halaman: 2
TAG:
tips
bisnis
jastip
jasa titip
hobi belanja