5 Sumber Modal untuk Bisnis pada Ramadan

content
Edukasi UMKM

07/04/2022

Apakah Anda sedang merintis bisnis pada Ramadan ini? Bisnis tidak dapat dilepaskan dari yang namanya modal. Lantas, dari mana saja sumber modal untuk bisnis pada Ramadan bisa Anda dapatkan? Simak penjelasan di bawah ini.


1. Dana tabungan

Dalam hidup, Anda perlu menabung. Ini penting agar Anda tidak kesulitan mencari uang saat ada kebutuhan yang mendesak. Jadi, jangan lupa sisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk ditabung. Besar nominal yang ditabung hendaknya disesuaikan dengan jumlah penghasilan dan ragam kebutuhan Anda. Kalau Anda sudah menabung, usahakan jangan mencomoti uang tabungan tersebut agar tidak habis, kecuali memang ada kebutuhan yang amat mendesak.


Salah satu sumber modal untuk berbisnis pada Ramadan adalah dana tabungan. Ya, Anda bisa memanfaatkan dana yang telah Anda tabung untuk mulai berbisnis pada Ramadan. Namun, jangan sampai salah langkah. Maksudnya adalah jangan mengambil semua dana tabungan Anda untuk modal berbisnis pada Ramadan. Ambillah 30% sampai 40% saja. Dengan demikian, Anda masih punya sisa dana yang ada di tabungan yang dapat Anda gunakan kalau ada kebutuhan yang mendesak.


2. Hasil penjualan dari sistem preorder (PO)

Kalau modal yang Anda miliki untuk mulai berbisnis masih sangat minim atau mungkin Anda tidak memiliki modal sama sekali, Anda bisa menyiasatinya dengan membuka bisnis dengan sistem PO. Lewat sistem PO, Anda akan memperoleh pembayaran dari pembeli. Pembayaran tersebut yang akan menjadi modal Anda untuk memproses pesanan pembeli.


Jadi, Anda jangan merasa kecil hati jika modal yang Anda miliki untuk memulai bisnis masih minim atau bahkan Anda tidak punya modal sama sekali. Masih ada suatu cara untuk menyiasatinya, yakni dengan membuka bisnis dengan sistem PO.


Dalam sistem PO, produk baru akan dikirimkan setelah pembeli melakukan pembayaran di awal. Hal itu berarti pebisnis baru akan memproses pesanan setelah terjadinya transaksi pembayaran oleh pembeli. Jadi, dengan sistem PO, modal Anda minim pun atau bahkan tanpa modal tidak apa-apa karena, sekali lagi, pesanan baru akan diproses setelah pembeli melakukan pembayaran.


3. Dana investasi

Dalam hidup, Anda perlu menginvestasikan dana. Ini penting agar Anda tidak kesulitan mencari uang saat ada kebutuhan mendesak. Jadi, jangan lupa sisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk investasi. Besar nominal investasi hendaknya disesuaikan dengan jumlah penghasilan dan ragam kebutuhan Anda. Kalau Anda sudah menginvestasikan dana, usahakan jangan mencomoti uang tabungan tersebut agar tidak habis, kecuali memang ada kebutuhan yang amat mendesak.


Sumber modal untuk bisnis pada Ramadan yang ketiga adalah dana investasi. Sama seperti dana tabungan, jangan cairkan seluruh dana investasi Anda untuk modal bisnis. Ambillah beberapa persen saja. Pilih instrumen investasi yang terbilang liquid dan mudah untuk dicairkan, agar proses pencairan tersebut tak membutuhkan waktu yang panjang. Hal ini penting, apalagi jika bisnis yang direncanakan akan segera dijalankan dalam waktu yang dekat.


4. Menggadaikan barang

Sumber modal untuk bisnis pada Ramadan yang keempat adalah dari menggadaikan barang. Mendapatkan uang dari proses penggadaian barang relatif cepat, apalagi jika Anda menggadaikan barang di pegadaian. Sebelum memutuskan untuk menggadaikan barang, pahamilah persyaratan penggadaian terlebih dahulu, termasuk besaran bunga dan juga biaya yang akan diterapkan. Hitunglah jumlah modal yang dibutuhkan untuk membangun bisnis, sehingga bisa disesuaikan dengan jumlah dana yang akan diterima. Contoh barang yang dapat digadaikan adalah perhiasan emas dan laptop.


5. Utang di lembaga pembiayaan

Sumber modal untuk bisnis pada Ramadan yang terakhir adalah melalui utang di lembaga pembiayaan. Pilihlah lembaga pembiayaan yang tepat dan memiliki aturan serta kebijakan yang jelas agar utang kelak tidak bermasalah. Lakukan perhitungan modal untuk bisnis yang diperlukan agar bisa disesuaikan dengan jumlah pinjaman modal tersebut. Pahami semua syarat dan ketentuan yang diterapkan sehingga tidak ada kesalahpahaman. Sesuaikan besaran cicilan dengan kemampuan keuangan agar Anda bisa melakukan pelunasan utang dengan tepat waktu.

Halaman: 2
TAG:
sumber
modal
bisnis
Ramadan